Selain King Kobra, Inilah 5 Jenis Ular Paling Berbisa di Dunia

Ular adalah reptilia yang memiliki tubuh panjang serta tidak memiliki kaki, dan merupakan salah satu hewan reptilia yang tersebar luas di seluruh dunia. Ular sendiri memiliki banyak sekali jenis-jenis yang berbeda, beberapa diantaranya ada yang memiliki bisa yang sangat beracun dan yang tidak berbisa. Bahkan, di Indonesia sendiri banyak jenis ular yang hidup dan tersebar luas hampir disemua daerah dan pelosok Negeri.

Di dunia ini terdapat sekitar 2500-3000 spesies ular yang hidup tersebar secara luas. Dari sekian banyak jumlah tersebut, ada sekitar 600 ular yang memiliki racun dan sangat berbahaya. Gigitan ular berbisa tertentu dapat melumpuhkan lawannya hanya dengan satu kali gigitan saja ketika bertarung, bahkan hanya hitungan menit setelah terkena gigitan tersebut lawannya akan tewas.

Ular Paling Berbisa di Dunia

Selain King Kobra, Inilah 5 Jenis Ular Paling Berbisa di Dunia

Nah bagi Anda yang penasaran, berikut dibawah ini 5 ular yang memiliki racun paling berbahaya di dunia.

1. Taipan Pedalaman


Taipan pedalaman (Oxyuranus microlepidotus) merupakan salah satu ular yang memiliki racun paling mematikan di dunia. Satu gigitan ular taipan dapat mengeluarkan racun sekitar 110 mg, dan jumlah tersebut bisa membunuh sekitar 100 manusia atau 250.000 tikus.

Jenis ular darat paling berbahaya ini tidak terlalu agresif, bahkan jarang ditemui oleh manusia. Selain itu, belum ada catatan korban jiwa yang pernah tergigit ular ini, meskipun sat gigitan saja bisa membunuh orang dewasa hanya dalam waktu 45 menit.

2. Ular Cokelat Timur


Ular cokelat timur (Pseudonaja textilis) merupakan jenis ular berwarna cokelat endemik yang banyak ditemukan di Australia timur. Bentuk ular ini mirip dengan ular sendok Jawa, dari bentuk kepala, mata, hingga badannya. Namun, susunan sisiknya yang lebih mirip taipan. 

Warna tubuhnya ular yang satu ini bervariasi, mulai dari cokelat cerah, cokelat muda dan beberapa lainnya. Panjang ular cokelat timur dewasa bisa mencapai rata-rata 1,4 meter sampai 2 meter, namun pernah ditemukan melebihi ukuran tersebut, yaitu 2,4 meter.

3. Mamba Hitam


Mamba hitam (Dendroaspis polylepis) adalah ular paling berbisa di dunia yang banyak ditemukan di Afrika bagian tengah, timur dan selatan. Ular ini sangat agresif dan gemar menyerang dengan presisi yang mematikan ketika merasa terancam. Bahkan, salah satu ular darat tercepat di dunia, yang mampu melaju hingga 20 km/jam.

Ular mamba hitam berkerabat dekat dengan ular sendok, hanya saja ular ini tidak bisa mengembangkan lehernya. 

4. Ular Weling


Weling (Bungarus candidus) merupakan ular paling berbisa yang tersebar luas di Asia Tenggara hingga ke Jawa, Bali dan Sulawesi. Ular weling memiliki tubuh ramping dan ukuran panjang biasanya sekitar 100 cm, dengan panjang maksimal berkisar 155 cm. Wara ular ini cukup unik, belang hitam dan putih seperti cincin dan terdapat sekitar 30 an belang tersebut dari kepala hingga ke ekor.

5. Death Adder


Death adder (Acanthophis antarticus) merupakan ular berbisa yang banyak ditemukan di seluruh Negeri Kanguru. Sekilas, death adder sangat mirip dengan ular beludak, karena mereka memiliki kepala yang sama dan berbentuk segitiga serta tubuh pendek dan gemuk.

Ular Death Adder mempunyai ekor yang berbentuk seperti cacing dan berfungsi untuk memancing mangsa agar tidak takut ketika mendekat. Tubuhnya didasari dengan warna cokelat kelabu dengan belang-belang berwarna pucat.

Lihat juga:

Itulah tadi ulasan tentang 5 Jenis ular paling berbahaya dan berbisa di dunia. Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih.

Subscribe untuk artikel terbaru:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel